-->

13 November 2017

Kedahsyatan Do'a


Allah menciptakan manusi dari segumpal darah yakni setetes air yang hina dina agar sekiranya kita tidak sombong dengan segala yang dimiiki, harta, paras rupa, dan kegagahan. Rasa arogan, ketaghaan atau sombong tidaklah patut dimiliki oleh seorang manusia, karena kita hina, lemah tak  berdaya jika kita sadar akan asal muasal diri ini. Dan memohon segala kebaikan dan kemudahan umtuk kita agar senantiasa lancar segala urusan dan keinginan.

Segala keinginan dapat terwujud dengan do'a, kepada allah tuhan segalanyalah kita berdo'a meminta segala hal yang kita butuhkan dan kita inginkan dengan keyakinan yang matang tanpa ada cacat keraguan sedikitpun. Pasti dengan izin allah segalanya dapat terwujud. Kita hanya disuruh berdo'a dengan keyakinan penuh, dengan rasa penghambaan. Berteteskan air mata meminta pengampunan atas dosa yang telah lalu dan keridhoan serta keberkahan akan kehidupan yang akan mendatang.

Ya Allah, tiada sesuatu yang mudah melainkan engkau jadikan ianya mudah. Engkaulah yang menjadikan sesuatu yang susah itu mudah apabila engkau mau menjadikannya mudah.

Berdo'a sangat dahsyat hasilnya, apa yang kita inginkan, apa yang kita butuhkan selama kita masih taat akan aturan yang telah dibuat yaitu Al-qur'an dan Hadits, maka pasti akan terwujud. Seperti halnya seorang bos kepada pegawainya yang akan mengabulkan segala permintaannya ketika dia bekerja dengan maksimal dan totalitas.

Do'a setiap saat, ketika sholat di ruku' dan sujud kita hanturkan do'a kita semua, perbanyak zikirnya jagang bangkit dari ruku' atau pun sujud jika merasa do'anya belum diterima sehingga diperpanjang shalatnya dengan tuma'ninah yang sempurna tanpa terburu-buru apalagi mengingat jemuran  yang belum diangkat karena hari sudah mau hujan. Hanya kepada allah kita berdo'a memohon. 

Do'a yang dianjurkan adalah do'a yang baik-baik bukan do'a yang buruk. Seperti do'a minta jodoh bagi Jofisa (jomblo fi sabilillah), lalu di perkuat dengan ibadah dan usaha kita agar terwujud dan sesuai dengan yang kita harapkan. Berdo'alah kepada tuhanmu yang telah menciptakan langit tanpa tiang, tuhanmu yang menciptakan kamu, tuhanmu yang maha segalanya, atas segala namanya yang maha, artinya lebih daripada segala semuanya. Jadi bukanlah di sosial media (sosmed) kita berdo'a, meminta jodoh di sosmed, curhat di sosmed, meminta ampun di sosmed, di sosmed bagaikan tuhan yang menentukan kebaikan seseorang misal like agar masuk syurga, komen amin agar ibunya masuk syurga. 

Ini namanya pembodohan massal, berdo'a yang benar hanya kepada tuhanmu yaitu allah yang telah menciptakan segalanya di dunia ini. Minta ampun kepada Allah, Minta jodoh kepada Allah, ingin masuk syurga minta kepada Allah. 

Ingat, hanya kepada Allah kita beerdo'a meminta segalanya. Yakin dan percaya apa yang kita do'akan akan terwujud, karena do'a itu dahsyat.


10 November 2017

Proklamasi Iman


Proklamasi iman. Ada 72 cabang iman dan menyingkirkan duri dari jalan merupakan selemah-lemahnya iman. Bentuk dari iman itu sendiri ialah pengaplikasian keislaman kita, terlepas kita dalam keadaan senang maupun tidak, dalam keadaan susah ataupun tidak. Bukti iman itu selaras dengan kita selalu bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa. Tanpa ada kata kompromi iman harus selalu dijaga dan dikuatkan agar tidak luntur dari dalam dada.

Iman itu terkadang naik terkadang juga turun,  namun kita diperintahkan untuk melakukan hal-hal yang dapat terus menaikkan keimanan dalam hati kita, bukan malah melakukan perbuatasn dosa sehingga iman akan turun terus. Itu juga sebenarnya lebih bagus daripada iman kita keluar masuk, terkadang ada dalam diri kita, tapi terkadang iman kita keluar dari diri kita sehingga membuat kita menjadi manusia yang celaka. Tidak ada jaminan ketika iman kita keluar lalu ajal menjemput kita, sudah pasti kita akan masuk kedalam neraka tanpa hisab, karena tidak ada iman di dalam dada kita.

Proklamasi iman, tunjukan keimananmu, buktikan bahwasanya dirimu termasuk orang yang beriman, tidak perlu takut, malu atau minder. Tunjukan imanmu dengan ibadah istiqomahmu, akhlak baikmu, teladan indahmu, kefaqihan ilmu yang mumpuni. Itulah yang dikatakan orang beriman, yang mana ilmu dan amal berjalan berbarengan dan bersama. Agar sekiranya tidak termasuk orang yang dibenci disisi allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

Proklamasi iman, ini juga terlihat saat-saat dulu ketika kemerdekaan. Seluruh pejuang kita bermandikan darah demi jihad membela negara. Pekikan takbir selalu dikumandangkan untuk memperkuat semangat juang dan pantang menyerah. Tiada kata lelah karna janji allah pasti yakni syurga bagi siapa saja yang berjihad dijalan allah. Merekalah pahlawan yang tidak hanya untuk dikenang disetiap 10 november, tapi juga warisan perjuangannya, pekikan takbirnya, jihad juangnya harus kita miliki. Proklamasi iman.

Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Merdeka!!! 

Responsive Leaderboard Ad Area

19 Januari 2017

Mengapa Orang Menikah

Pelajaran Hari Ini.. :) ;) tulisan ini saya dapat dari teman facebook Rizal Dunan Panama Simbolon

MENGAPA ORANG MENIKAH

Karena mereka jatuh cinta. Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia? Apakah karena jatuh cinta? Bukan, Tapi karena mereka terus membangun cinta. Jatuh cinta itu gampang, dalam 10 menit juga bisa. Tapi membangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup.

Mengapa jatuh cinta gampang? Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita. Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi. Dengan interaksi 24 jam per hari 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap. Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan membangun cinta. Jatuh cinta dalam keadaan menyukai. Namun membangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan ber-sama2 mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.
guru fisika pas SMA dulu ;)
Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut. Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tapi neraka.

Apakah kondisi tersebut bisa diperbaiki? Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat KOMITMEN awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan? Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah MEMBANGUN CINTA. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.

Mau punya teman hidup? Jatuh cintalah. Tetapi sesudah itu bangunlah cinta, jagalah KOMITMEN awal.

1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak2 kita.
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak2 kita.

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua si gadis, tapi meminta kepada TUHAN melalui wali si gadis.

3. KETIKA MENIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan TUHAN.

4. KETIKA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak & duri.

5. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

6. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK
Jangan membagi cinta anda kepada suami/isteri dan anak Anda, tetapi cintailah isteri atau suami Anda 100% & cintai anak2 Anda masing2 100%.

7.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.

8.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemulai & lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

9.KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

10.KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa TIDAK DIDENGARKAN oleh orang tuanya.

11.KETIKA ADA 'PIL/ Pria Idaman ℓãɪ̇ή.
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

12.KETIKA ADA 'WIL/ Wanita Idaman ℓãɪ̇ή.
Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

13.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

14. KETIKA INGIN LANGGENG & HARRIS GUNAKANLAH FORMULA 7K
      1.Ketakutan akan Tuhan
      2.Kasih sayang
      3.Kesetiaan
      4.Komunikasi dialogis
      5.Keterbukaan
      6.Kejujuran
      7.Kesabaran

Meskipun kita telah menikah dengan orang yang benar (tepat), tetapi kalau kita memperlakukan orang itu secara keliru, maka kita akhirnya akan mendapatkan orang yang keliru. Kebahagiaan dalam sebuah pernikahan tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan harus diupayakan. Tidak cukup hanya dengan memilih & nikah dengan orang yang tepat, tetapi jadilah pasangan yang TEPAT, & perlakukan pasangan dengan TEPAT pula. Kita juga harus yakin kalau kita tidak salah memilih pasangan hidup. Kalau TUHAN sudah ijinkan pernikahan itu terjadi, maka itu berarti DIA mempercayakan tanggung jawab rumah tangga itu kepada kita dan pasangan kita.

Berbuatlah sesuai dengan apa yang telah engkau janjikan di hadapan TUHAN untuk setia & saling menyayangi dalam segala keadaan. MENIKAH DENGAN ORANG YANG BENAR (ATAU SALAH), ITU TERGANTUNG DARI "CARA" KITA MEMPERLAKUKAN PASANGAN. Padahal ketika satu jari tunjuk kepada orang lain, empat jari yang lain mengarah ke diri sendiri. Jangan suka menghakimi tetapi kita harus saling mengasihi. Pernikahan adalah tiket 1 X jalan, jadi pastikan bersama pasangan kita menuju tempat yang lebih baik dari saat ini. Pernikahan adalah tempat dimana kita dituntut menjadi dewasa & salah satu tanda dewasa adalah SIAP memikul tanggung jawab.

Pernikahan itu bukan masalah feeling suka tidak suka, tetapi tentang KOMITMEN untuk saling melengkapi satu dengan yang lain karena kalian saling membutuhkan. Masalah biasanya karena kita tidak memahami perbedaan pria & wanita. Jangan menuntut pasangan untuk berubah, KITA lah yang harus berubah lebih dulu.

Ingat !!!
Better me = Better we.



18 Februari 2015

Tanda-Tanda Hati Yang Terpaut Dunia


Tanda-Tanda Hati Anda Sudah Terpaut Dengan Kehidupan Dunia :

1. Anda tidak bersiap siap saat waktu shalat akan tiba.

2. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun membuka lembaran Al Qur'an lantaran Anda terlalu sibuk.

3. Anda sangat perhatian dengan omongan orang lain tentang diri Anda.

4. Anda selalu berpikir setiap waktu bagaimana caranya agar harta Anda semakin bertambah.

5. Anda marah ketika ada orang yang memberikan nasihat bahwa perbuatan yang Anda lakukan adalah haram.

6. Anda terus menerus menunda untuk berbuat baik. "Aku akan mengerjakannya besok, nanti, dan seterusnya."

7. Anda selalu mengikuti perkembangan gadget terbaru dan selalu berusaha memilikinya.

8. Anda sangat tertarik dengan kehidupan para selebriti.

9. Anda sangat kagum dengan gaya hidup orang-orang kaya.

10. Anda ingin selalu menjadi pusat perhatian orang.

11. Anda selalu bersaing dengan orang lain untuk meraih cita-cita duniawi.

12. Anda selalu merasa haus akan kekuasaan dan kedigdayaan dalam hidup, dan perasaan itu tidak dapat dibendung.

13. Anda merasa tertekan manakala Anda gagal meraih sesuatu.

14. Anda tidak merasa bersalah saat melakukan dosa-dosa kecil

15. Anda tidak mampu untuk segera berhenti berbuat yang haram, dan selalu menunda bertaubat kepada Allah.

16. Anda tidak kuasa berbuat sesuatu yang diridhai Allah hanya karena perbuatan itu bisa mengecewakan orang lain

17. Anda sangat perhatian terhadap harta benda yang sangat ingin Anda miliki.

18. Anda merencanakan kehidupan hingga jauh ke depan.

19. Anda menjadikan aktivitas belajar agama sebagai aktivitas pengisi waktu luang saja, setelah sibuk berkarir.

21. Anda memiliki teman-teman yang kebanyakannya tidak bisa mengingatkan Anda kepada Allah.

22. Anda menilai orang lain berdasarkan status sosialnya di dunia.

23. Anda meluangkan banyak waktu sia-sia melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi kehidupan akhirat.

24. Anda merasa sangat malas dan berat untuk mengerjakan suatu ibadah.

25. Anda tidak kuasa mengubah gaya hidup Anda yang suka berfoya-foya, walaupun Anda tahu bahwa Allah tidak menyukai gaya hidup seperti itu.

26. Anda senang berkunjung ke negeri-negeri kafir.

27. Anda diberi nasihat tentang bahaya memakan harta riba, akan tetapi Anda beralasan bahwa beginilah satu satunya cara agar tetap bertahan di tengah kesulitan ekonomi.

28. Anda ingin menikmati hidup ini sepuasnya.

29. Anda sangat perhatian dengan penampilan fisik Anda.

30. Anda meyakini bahwa hari kiamat masih lama datangnya.

31. Anda melihat orang lain meraih sesuatu dan Anda selalu berpikir agar dapat meraihnya juga.

32. Anda ikut menguburkan orang lain yang meninggal, tapi Anda sama sekali tidak memetik pelajaran dari kematiannya.

33. Anda ingin semua yang Anda harapkan di dunia ini terkabul.

34. Anda mengerjakan shalat dengan tergesa-gesa agar bisa segera melanjutkan pekerjaan.

35. Anda tidak pernah berpikir bahwa hari ini bisa jadi adalah hari terakhir Anda hidup di dunia.

36. Anda merasa mendapatkan ketenangan hidup dari berbagai kemewahan yang Anda miliki, bukan merasa tenang dengan mengingat Allah.

37. Anda berdoa agar bisa masuk surga namun tidak sepenuh hati seperti halnya saat Anda meminta kenikmatan dunia.

38. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun terbersit memikirkan kematian.


Semoga bermanfaat ya . . .
Saling berbagi

Responsive Leaderboard Ad Area

Connect