Musim Rambutan Usai, Orang Gila Bermekaran
Judul ini saya angkat karena keresahan hati dan kejanggalan dalam pikiran saya. Romansa puitis kisah cinta Dilan yang gila sehingga mampu menakhlukan seorang wanita idaman, dengan mengatakan karena dia yang kuat kamu tidak. Lalu dianggap menjadi pahlawan nasional yang menjadi panutan remaja zaman sekarang.
Padahal itu hanyalah omong kosong belaka, karena puitis sebelum nikah itu gila. Yang waras adalah setelah puitis dan romantis setelah menikah pada pasangan halalmu yang dengannya membawamu ke syurga bukan keneraka seperti si Dilan.
Semakin gila dengan ada banyaknya kejadian penganiayaan yang dilakukan orang gila. Heran saya.
Bagaimana tidak, herannya sekarang lagi viralnya orang gila, lalu membunuh orang dan lagi, ustadz yang menjadi sasarannya tersebut.
Dari berbagai daerah memberitakan orang gila memukul ustadz, ada yang pakai linggis, kayu dll, lalu kejadiannya selalu setelah subuh. Dari postingan berita yang ada berseliweran di beranda saya perhatikan orang gilanya kekar, perawakan sangar, rambut cukur rapi, tidak seperti orang gila.
Pertanyaan
Siapakah yang orang gila?
Apakah orang gila itu benar gila?
Mengapa orang gila mukul ustadz?
Mengapa orang gila tidak mukul orang lain?
Mengapa orang gila bertindak di waktu subuh?
Mengapa orang gila subuh tidak tidur? kan katanya gila!
Mengapa orang gila tidak seperti orang gila?
Mengapa orang gila memukul orang yang tidak mengganggunya?
Mengapa orang gila melakukan tindakan kekerasan yang berujung maut tanpa sebab?
Apakah Indonesia sudah tidak aman lagi, karena banyaknya orang gila yang melakukan pembunuhan?
Apakah itu benar orang gila?
Apakah Indonesia akan terpecah belah akibat tindakan orang gila? atau karena yang menyuruh orang yang dianggap gila?
Apakah dilan itu juga gila?
Dan masih banyak pertanyaan yang perlu dijawab secara manusiawi tanpa kesewenangan tentang orang gila ini.
Lalu jangan sampai kamu ikutan jadi gila ya, juga jangan saya, karena saya tidak akan kuat, cukup Dilan saja.
Tamat.
















